17 Sep 2026
GERUNG, 17 September 2026 - Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Lombok Barat melalui Bidang Pemerintahan Digital dan Persandian bersama Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat melaksanakan kegiatan pemantauan dan pembahasan pengembangan Dashboard Big Data Pertanian di Ruang Pusat Layanan Digital (Digital Service Center) Diskominfotik Kabupaten Lombok Barat, Kamis (17/9/2026).Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses penguatan dan penyempurnaan pemanfaatan Big Data Lombok Barat, khususnya dalam mendukung pengelolaan data sektor pertanian. Pertemuan membahas progres pengembangan dashboard, penyusunan program kerja Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), kebutuhan penyempurnaan data, serta rancangan sistem basis data yang terintegrasi untuk mendukung kebutuhan informasi dan pengambilan keputusan di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat.Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat yang menyampaikan pentingnya pemanfaatan data dalam mendukung pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan sektor pertanian. Pengelolaan data yang baik dinilai diperlukan agar informasi yang tersedia dapat digunakan sebagai bahan pemantauan, evaluasi, serta perencanaan program secara lebih terarah.Salah satu agenda utama yang dibahas adalah penyusunan program kerja Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Data yang dihimpun oleh PPL menjadi salah satu sumber informasi penting karena berkaitan langsung dengan kondisi dan perkembangan sektor pertanian di lapangan.Melalui pengelolaan data secara digital, informasi yang berasal dari lapangan diharapkan dapat dihimpun secara lebih terstruktur sehingga dapat mendukung proses pemantauan dan analisis pada tingkat perangkat daerah.Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pemantauan terhadap progres Dashboard Big Data Dinas Pertanian yang dikembangkan melalui platform Big Data Lombok Barat.Kepala Bidang Pemerintahan Digital dan Persandian Diskominfotik Kabupaten Lombok Barat, Sumirah, S.Kom., M.Eng., memberikan penjelasan mengenai perkembangan dashboard pertanian yang tersedia pada website Big Data Lombok Barat.Pembahasan mencakup struktur informasi yang ditampilkan, kebutuhan data yang masih perlu dilengkapi, serta bagian-bagian yang masih memerlukan perbaikan agar dashboard dapat memberikan informasi yang lebih relevan dan mudah digunakan.Menurut Sumirah, pengembangan dashboard tidak hanya diarahkan pada tampilan visual data, tetapi juga harus didukung oleh struktur data yang baik sehingga informasi yang ditampilkan dapat diperbarui, dikelola, dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.Dashboard bukan hanya tempat untuk menampilkan data, tetapi harus dibangun dari data yang terstruktur dan terintegrasi. Karena itu, kita perlu melihat kembali data apa yang sudah tersedia, apa yang masih kurang, dan bagaimana struktur databasenya supaya ke depan dashboard ini benar-benar dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan pimpinan.Dalam pembahasan teknis, salah satu fokus utama adalah data lahan pertanian dan data petani. Kedua jenis data tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan informasi sektor pertanian karena dapat memberikan gambaran mengenai kondisi pertanian di Kabupaten Lombok Barat. Tim bersama Dinas Pertanian melakukan pembahasan mengenai kebutuhan informasi yang perlu dimasukkan ke dalam sistem, termasuk bagaimana data tersebut dapat disusun sehingga lebih mudah dikelola dan ditampilkan melalui dashboard.Penyusunan data secara terstruktur diharapkan dapat memudahkan proses pemutakhiran informasi sekaligus mengurangi potensi duplikasi dan ketidaksesuaian data.Data yang telah tersusun dengan baik nantinya dapat menjadi sumber informasi bagi perangkat daerah dalam melakukan pemantauan kondisi sektor pertanian serta mendukung penyusunan program kerja.Dalam kegiatan tersebut juga dibahas kebutuhan Dinas Pertanian terhadap rancangan database yang terintegrasi.Rancangan basis data menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan Big Data karena dashboard yang baik membutuhkan sumber data yang memiliki struktur, hubungan, dan mekanisme pembaruan yang jelas.Berdasarkan masukan dan saran yang disampaikan dalam pembahasan, pengembangan sistem diarahkan agar tidak hanya menghasilkan dashboard sebagai tampilan informasi, tetapi juga membangun fondasi data yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan dalam jangka panjang.Dengan rancangan database yang terintegrasi, data pertanian dari berbagai sumber diharapkan dapat dihimpun dalam satu sistem yang lebih terstruktur dan dapat menjadi dasar penyajian informasi secara dinamis.Salah satu tujuan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut adalah menjadikan Big Data Pertanian sebagai instrumen pendukung pengambilan keputusan pimpinan.Informasi yang tersedia dalam dashboard diharapkan dapat membantu pimpinan melihat kondisi dan perkembangan sektor pertanian berdasarkan data yang tersedia.Dengan demikian, proses pengambilan keputusan dapat didukung oleh informasi yang lebih terstruktur dan mudah dipahami, terutama dalam menentukan kebutuhan program, melakukan pemantauan pelaksanaan kegiatan, maupun mengevaluasi perkembangan sektor pertanian.Pemanfaatan data sebagai instrumen pengambilan keputusan juga menjadi bagian dari upaya mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin berbasis data.Selain untuk kebutuhan internal Dinas Pertanian, pengembangan Big Data juga diarahkan agar informasi yang tersedia dapat memberikan manfaat bagi pihak lain yang membutuhkan data sektor pertanian, sesuai dengan ketentuan akses dan pengelolaan data pemerintah daerah.Ketersediaan data yang terstruktur dapat membantu masyarakat, perangkat daerah, maupun pihak lain dalam memperoleh informasi yang diperlukan tanpa harus melakukan pencarian data secara terpisah pada berbagai sumber.Dengan demikian, Big Data Lombok Barat diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan informasi, tetapi berkembang menjadi ekosistem data pemerintah daerah yang dapat mendukung perencanaan, pengawasan, evaluasi, dan pemanfaatan informasi secara lebih luas.Pertemuan juga membahas persiapan menuju seminar akhir pengembangan Big Data Pertanian.Salah satu harapan yang disampaikan adalah agar pada saat seminar akhir, sistem yang telah dikembangkan dapat diperagakan dan dioperasikan secara langsung oleh pejabat atau pengelola dari Dinas Pertanian, seperti Kepala Bidang atau Kasubbag yang ditunjuk.Kemampuan pengelola internal untuk mengoperasikan dashboard menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan keberlanjutan sistem setelah proses pendampingan dan pengembangan selesai.Pada seminar akhir, sistem diharapkan dapat dipresentasikan di hadapan coach atau tim penilaian, termasuk menunjukkan bagaimana data dimasukkan, dikelola, ditampilkan, dan dimanfaatkan melalui dashboard.Dengan adanya kemampuan operasional dari internal perangkat daerah, pemanfaatan Big Data diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan pengembangan selesai, tetapi dapat terus diperbarui sesuai perkembangan kebutuhan Dinas Pertanian.Dalam proses pengembangan dan pemutakhiran data, turut dilibatkan mahasiswa PPL dari perguruan tinggi yang membantu melakukan proses entry dan input data pertanian ke dalam website Big Data Lombok Barat.Keterlibatan mahasiswa tersebut menjadi bagian dari proses pengumpulan dan penginputan informasi sehingga data yang tersedia dapat terus dikembangkan sebagai bahan penyusunan dashboard.Data yang dimasukkan selanjutnya perlu melalui proses pemeriksaan dan validasi agar informasi yang ditampilkan dapat dipastikan sesuai dengan sumber data yang digunakan.Kolaborasi antara perangkat daerah, tim teknis, serta mahasiswa juga menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus dukungan terhadap pengembangan sistem informasi berbasis data.Melalui kegiatan tersebut, Diskominfotik dan Dinas Pertanian tidak hanya membahas aspek teknis dashboard, tetapi juga kebutuhan untuk memperkuat tata kelola data.Data yang baik perlu memiliki sumber yang jelas, struktur yang konsisten, mekanisme pemutakhiran, serta penanggung jawab yang memahami proses pengelolaannya.Karena itu, penyempurnaan dashboard perlu berjalan seiring dengan penataan database dan mekanisme pengelolaan data di lingkungan Dinas Pertanian. Hal tersebut penting agar ketika kebutuhan informasi berkembang, sistem dapat dikembangkan tanpa harus membangun kembali keseluruhan struktur data dari awal. Pengembangan Dashboard Big Data Pertanian juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam mendorong integrasi data antarsistem dan antarperangkat daerah. Melalui integrasi, data yang sebelumnya tersebar pada berbagai sumber dapat secara bertahap dikelola dengan struktur yang lebih terkoordinasi.Diskominfotik melalui Bidang Pemerintahan Digital dan Persandian memiliki peran dalam memberikan dukungan teknis dan tata kelola agar pengembangan sistem informasi perangkat daerah dapat berjalan searah dengan pengembangan pemerintahan digital Kabupaten Lombok Barat.Penguatan integrasi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya informasi pemerintahan yang lebih mudah diakses, dikelola, diperbarui, dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Kegiatan pada 17 September 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian proses penyempurnaan Big Data sektor pertanian di Kabupaten Lombok Barat.Melalui evaluasi progres dashboard, identifikasi data yang masih perlu dilengkapi, perbaikan sistem, penyusunan rancangan database terintegrasi, serta peningkatan kemampuan pengelola internal, diharapkan sistem dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi Dinas Pertanian.Diskominfotik Kabupaten Lombok Barat melalui Bidang Pemerintahan Digital dan Persandian akan terus mendorong pengembangan sistem informasi yang tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga memperhatikan kualitas data, integrasi, keberlanjutan, keamanan, serta kemudahan pemanfaatan. Pengembangan Big Data Pertanian diharapkan pada akhirnya mampu menyediakan informasi yang dapat digunakan sebagai bahan perencanaan, monitoring, evaluasi, dan pendukung pengambilan keputusan pimpinan.Dengan dukungan Dinas Pertanian, tim teknis Diskominfotik, pengelola data, serta mahasiswa PPL yang membantu proses input data, pengembangan Dashboard Big Data Pertanian diharapkan dapat terus disempurnakan hingga siap dipresentasikan dan dioperasikan pada seminar akhir.Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam membangun pemerintahan berbasis data, di mana informasi yang akurat, terintegrasi, dan mudah dimanfaatkan menjadi salah satu fondasi dalam mendukung pelayanan publik dan perencanaan pembangunan daerah.(Diskominfotik)Credit: Bidang Pemerintahan Digital dan Persandian Sumber: Diskominfo Kabupaten Lombok Barat